Leon POV "Sa?" kataku begitu aku masuk ruang kerja setelah lelah meeting dengan perusahaan Marvin. Aneh juga. Aku akan berpartner dengan calon kakak iparku. Jangan salah sangka dulu. Aku akhirnya menerima kerjasama dengan mereka bukan karena Marvin adalah saudara dari Carissa, wanita yang sangat aku cintai. Tetapi perusahaannya memang sejalan dengan perusahaanku. Makanya aku membutuhkan waktu lebih lama dalam pertemuan kali ini. Aku ingin benar-benar meyakinkan diriku bahwa perusahaannya benar-benar sejalan dengan perusahaan Pranaja. Aku tidak melihat Carissa. " Mei, Carissa mana?" Kataku pada sekertarisku. "Loh? Ya ada di ruangan Bapak. Emang gak ada?" katanya bingung. Mataku tertuju pada ruangan kecil di pojok ruang kerjaku. "Mungkin tidur kali ya, Mei.." begitu mengatakan hal itu

