"Mama!" teriak Alesya panik mencari keberadaan ibunya dalam keadaan mata tertutup dan kedua tangan terikat. Meraba-raba disekitarnya sembari menjaga keseimbangannya yang selalu goyah. Karena tempat yang menyekapnya selalu berguncang, seolah-olah mereka berada di dalam sebuah kendaraan. "Mama! Mama? Apa mama baik-baik aja?!" tanyanya tanpa mendapat jawaban dari Mira. Ternyata wanita itu pingsan. Masih dalam kondisi tidak sadarkan diri. Alesya yang menyadarinya pun memeluk erat ibunya sembari menahan tangisannya. Entah siapa pelaku yang menculik mereka dan motif apa dibalik ini semua, yang dia inginkan adalah keselamatan ibunya. Baginya, ibunya adalah segalanya. Dia tidak peduli akan nasibnya, asalkan ibunya selamat dan baik-baik saja. Alesya mencoba tenang dan berpikir. Kemudian, dia mera

