Bab 18

1001 Words

"Pagi Mia," sapa Alesya. "Kenapa lu? Datang-datang mukanya kusut begitu," ucap Mia saat melihat Alesya yang terlihat bagaikan mayat hidup. "Gua cuma nggak bisa tidur, Mi," ucapnya. Yah, dia tidak berbohong meski tidak mengatakan alasannya kenapa dia tidak bisa tidur. Dia memikirkan percakapan terakhirnya dengan Kai semalam. Saat Kai mematikan secara sepihak tanpa bicara apa pun, bahkan sampai saat ini Kai juga tidak kunjung memberi kabar padanya. Padahal jelas-jelas pesan yang Alesya kirim untuk Kai sudah dibaca. "Yah elah, makanya jangan kebanyakan ngedit, Esy. Jadi mirip zombie kan lu, hiiy," ucap Mia sambil menirukan zombie. "Berisik, Mi!" seru Alesya. ..... "Duh, capek gua, Sy. Kita lulusnya kapan sih, kok perasaan lama banget ya," rengek Mia. "Yah elah, Mi. Kita cuma sampai akh

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD