Chapter 17

1318 Words

Broto hanya terdiam melihat Ryan Xi yang terdiam. Tatapannya begitu dingin ketika dirinya menghisap kembali rokok di sudut ruangan. Suasana begitu dingin, Ryan Xi hanya terlihat kalut serta kebingungan saat ini. "Baik jika kau ingin bebas. Kau diamlah disini selama dua hari. Maka orangku akan membebaskanmu. Dengarkan aku Ryan," Broto kembali berbicara dihadapan Ryan Xi dengan berjongkok. Namun, tidak ada tanda respon dari Ryan Xi saat ini. "Tuhan maha adil Broto." Broto hanya tersenyum dengan puas ketika Ryan Xi terlihat hancur saat ini dihadapannya. Broto hanya memberikan kode kepada pegawai pribadinya untuk memberikan sebuah salam terakhir untuk Ryan Xi. Bugg… Bugg… Dua orang pegawai Ryan Xi memberikan tiga buah tendangan di perut dan di kaki Ryan Xi. Hanya ada erangan dan ra

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD