Chapter 13

1043 Words

Sinar mentari mulai memasuki sekat-sekat pintu dan jendela. Sudah pukul 07.00 wib dan Shi Xia masih belum terbangun. Selepas menangis dirinya langsung tertidur. Hari ini ia harus menemani Huang Li ke gereja. Tidak karena Shi Xia bangun pagi untuk berdandan. Gereja Katolik Maria Bunda Cibubur tepatnya. Suara klakson mobil Huang Li terparkir di jalanan depan rumah Shi Xia. Shi Xia mengambil tas dan melirik ke jendela. ia berfikir bahwa hari ini akan bertemu Xelove kekasih dari Huang Li nyatanya lagi-lagi tidak ada. Shi Xia berpamitan kepada Meriana. Pagi-pagi sekali Ryan Xi pergi dengan berpakaian rapi. Melakukan meeting bersama rekan bisnis begitu izinnya kepada Meriana. "Ge katanya cece Xe mau dibawa. Kok, enggak ada lagi?" tanya Shi Xia dengan penuh keheranan disana. "Jagain adikn

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD