Chapter 25

1307 Words

    Keesokan harinya setelah kedua pria yang babak belur itu diobati di rumah sakit, mereka pergi ke suatu tempat. Taksi online yang mereka pesan sampai di depan sebuah rumah mewah di Kawasan Surabaya Barat. Roland terheran-heran melihat rumah yang begitu besar dengan kebun yang asri menghias bagian depan rumah. Belum lagi, tiang marmer yang menyangga empat sisi rumah mewah itu. Wajahnya menyiratkan tanda tanya yang besar rumah siapakah gerangan.      “Di, ini rumah siapa?” tanyanya kebingungan. Aldi hanya tersenyum lalu membayar taksi online itu dan turun. Roland mengekor dari belakang. Aldi menekan sebuah tombol di depan pintu pagar dan ia disambut oleh dua orang security rumah yang berjaga. Tanpa banyak bertanya, dua orang security itu langsung membukakan pintunya. Roland terkagum deng

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD