Sepasang manusia tengah berbincang di halaman belakang dengan jajanan pasar yang ada di depan keduanya. Syifa asik dengan menatap tanaman hias ibunya dan Dwiki yang asik menatap wanita disampingnya. Bahkan rasanya mau memalingkan wajah saja berat bagi Dwiki. Walaupun dari samping, tetap saja menyejukkan hatinya. Segala sesuatu mengenai Syifa, sekarang menjadi candu baginya. Merasa dirinya ditatap dari samping dari tadi, Syifa sontak menolehkan kepalanya dan matanya langsung bertubrukam dengan kedua mata Dwiki yang tengah menatapanya dengan senyum yang terpatri di wajahnya. "Kenapa sih liatin aku terus?" tanya Syifa. Dwiki tidak tahu saja, bagaimana dirinya berdebar ketika matanya tidak sengaja menatap balik pria itu. Bukannya menjawab, Dwiki malah tambah melebarkan senyumnya. "Canti

