Sontak Dwiki menolehkan kepalanya ke belakang, "Eh kamu Fra." "Kila Pak?" tanya Afra yang sudah berdiri disamping Dwiki. Dwiki menganggukan kepalanya, "Besok dia katanya mau ketemu sama Syifa. Saya ngga berani iyain dulu Fra, takutnya Syifa belum mau ketemu sama orang lain." Dwiki faham bagaimana rasa ketraumaan yang di derita wanitanya itu. "Gak papa Pak dateng aja. Barang kali dengan adanya Kila, Syifa bisa aktif lagi berinteraksi kayak dulu." ujar Afra seraya memandang halaman belakang rumah Syifa yang banyak tanaman. "Iya sih. Saya juga niatnya besok mau ambil cuti juga." Apa yang Dwiki ucapkan, membuat Afra menolehkan kepalanya kearah Dwiki, "Bapak serius?" Dwiki tersenyum sesaat, "Kamu tahu saya Fra, saya ngga pernah main-main dengan apa yang saya ucapkan." ujar Dwiki dengan na

