"Ma-malaikat?" Andriel mengangguk. Agatha terdiam tanpa bisa berkata-kata. "Aku bukan hantu, anggapan kamu salah." "Kenapa? Kenapa aku bisa punya malaikat pelindung?" "Karena kamu bakal dapet bahaya nantinya," "Bahaya apa?" "Belum waktunya kamu tau," Agatha berdecak kesal. "Jadi aku cuma boleh tau siapa kamu sebenernya, gitu?" Andriel duduk di tempat tidur seraya mengeluarkan sesuatu dari jaketnya. Agatha ikut duduk, "kalung? Kalung apa itu?" Andriel menyingkirkan rambut Agatha yang tergerai untuk memakaikan kalung tersebut ke leher Agatha. "Kalung keselamatan. Setiap kamu ngerasa ada bahaya, setiap kamu ngerasa ketakutan aku bakal dateng." Agatha tersenyum, "akhirnya kamu ngomong panjang." "Jadi kamu bakal dateng? Gimana cara kerja kalung ini sampe kamu bisa tau kalo aku l

