Bagian Dua Puluh Tujuh

1718 Words

Nana memandang wajahnya dicermin. Meneliti satu per satu bagian-bagian wajahnya. Hidung bangir, pipi chubbi, mata bulat dan bibir tipisnya tak ada kekurangan. Kulit putih bersih diseluruh tubuhnya membuatnya semakin cantik, ditambah tutur sapa yang sopan membuatnya semakin sempurna. Nana tak mengerti apa kurangnya dia, cantik iya, putih iya, berpendidikan iya, punya karir yang bagus iya, bersikap ramah dan perhatian iya tapi tetap saja hal itu tak membuat Bagas jatuh cinta lagi padanya. Memikirkan hal itu membuatnya ingat dengan kejadian beberapa tahun yang lalu. Saat itu dia baru saja menjadi siswi yang mengenakan seragam putih abu-abu, dan dengan berani dia mengejar kakak kelas yang sangat dia sukai sejak pertama kali bertemu. "Hai". Sapa Nana sambil melambaikan tangannya. Cowok itu b

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD