"Aku merindukanmu". Kata Bagas lirih. Perempuan itu semakin mengeratkan pelukannya pada Bagas. Seakan-akan tak ingin Bagas lepas lagi darinya. Setetes air mata membasahi punggunya, dan dia tahu jika itu air mata Bagas. Bagas melepaskan pelukannya. Dia memandang perempuan yang sangat dia rindukan dengan dalam. Perempuan itu menghapus bulir-bulir air mata Bagas yang masih ada di pipinya. Bagas menggenggam erat tangan yang ada di pipinya sambil memandangnya. "Aku juga merindukanmu". Kata perempuan itu dengan senyum merekah. Bagas kembali merengkuhnya dalam dekapan. Tubuh kecil perempuan itu benar-benar semakin terlihat kecil di dalam pelukan Bagas. "Jangan tinggalin aku lagi". Kata Bagas lirih. Perempuan itu hanya bisa mengangguk dan tersenyum lebar. Bagas begitu bahagia bertemu lagi

