Bagian Enam Puluh

1837 Words

Nana memandang gelas yang berisi s**u itu. Sudah seminggu ini dia minum s**u buatannya sendiri. Biasanya Bagas selalu membuatkannya s**u saat pagi dan malam hari. Namun sekarang, dia jauh dari Bagas dan melakukan semuanya sendiri. Rasa ingin menyerah dan kembali kepada Bagas memang ada. Hanya saja egonya yang besar membuatnya terus bertahan dalam pelarian. Bayangan suaminya yang berpelukan dengan sahabatnya masih menyisakan rasa perih dihati Nana. Memang dulu dia masih bisa diam dan mengalah saat tahu Bagas memiliki hubungan terlarang dengan Mira. Namun sekarang, dia tidak ingin membiarkan dia terus tersakiti. Satu pesan masuk ke handphonennya. Siapa lagi kalau bukan Aldo. Dia sengaja mengganti kartunya agar semua orang tidak bisa menghubunginya, namun dia memberikan nomor barunya kepada

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD