Unknown place
Semak-semak itu bergerak perlahan
Tampak samar, Terlihat seperti Rerumputan biasa memang,
Namun siapa sangka, Bila terdapat moncong Sebuah Barrett M82 disana
"Move right"
"Target lock"
'NGIIIIIIIING'
Suara, 'Ngingg' panjang itu menggema membuat seseorang dibalik earpiece hijaunya mengumpat pelan
"Firefly do u hear me?"
Setelah bisikan pelan terdengar dari orang dibalik earpiece itu, sang
'Firelfly' pun segera memencet Tiga tombol bersamaan setelah nya pun suara terdengar samar dari lawan bicara
Tanpa pikir panjang setelah memastikan kecepatan angin dan arahnya sebuah peluru pun melesat cepat
"Mission complete opsi 3"
Terlihat di depan sang Firefly tersebut keadaan sudah tidak kondusif beberapa orang sudah berlarian dan terlihat dua orang yang berlumuran darah dipastikan tewas tentu, kedua orang tersebut adalah target dari double shot sang sniper
"Crypto come"
Samar-Samar terdengar suara dibalik earpiece itu dan setelahnya suara tembakan pun mulai terdengar menuju ke arah sang Firefly Tanpa tunggu lama dia pun berlari masuk tak lama setelah itu suara langkah kaki bersahutan sepertinya menuju ke arah sang sniper satu tembakan hampir saja mengenainya namun dengan sigap
Sang Firelfly' pun berkelit namun kalah cepat sehingga tembakan tersebut menyerempet kulit kanan pinggirnya
Namun kejadian itu tak berlangsung begitu lama setelah ada suara berdenging pelan yang berarti helicopter akan tiba dan ternyata benar seutas tali pun terjulur sekitar jarak lima meter
Berlari perlahan sambil memegangi tangan yang terluka tadi, sang sniper pun akhirnya sampai di tempat helikopter tersebut menarik tali tersebut perlahan dan sembari dikejar beberapa orang tadi sang sniper pun akhirnya memegang earpiece itu dan berkata
"Mission complete"
Tanpa dia tahu bahwa ada seseorang yang menatap nya penuh kebencian dari
Kejauhan
Namun ternyata beberapa orang yang tadi sempat mengejarnya sadar dan mulai menembaki sayap helicopter itu hingga akhirnya
"BRUAKKKK"
"DDUARRRRRRR"
Kecelakaan pun tak terelakan si helicopter menukik dengan hebat lalu menabrak laut di bawahnya dengan keras setelah itupun ledakan kembali terdengar
_______________________________________
Kita memang berbeda
Aku, dalam tuhanku
Kamu, dengan tuhan mu
Tapi. Semoga tuhan kabulkan doa baiku untuk selalu menjagamu walau kusebut dalam aminku
_________________________
Unknown place,indonesia
Masa kecilku bukan sesuatu yang mudah untuk kuingat, terlebih selalu berjuang untuk negara konflik
Sering terlintas dikepalaku untuk menjauh dari semua, namun cintaku pada negara mengalahkan segalanya,
Lalu akhirnya. Aku mendedikasikan hidup dan matiku untuk negara ini
Ya, Palestina tercinta
Menjadi agen mata-mata tentu bukan hal yang mudah
Sejak kecil Aku sudah dilatih segala hal, Pekerjaan mereka dituntut untuk bisa banyak hal namun terlepas dari tuntutan itu, Aku merasa bangga bisa berbakti untuk negeri ini
Walau harus mengorbankan masa mudaku, Saat anak anak lain sibuk berpacaran ,Bahkan tak pernah terlintas di pikiranku untuk melakukan itu, Lalu saat Aku merasakan ini, Bisakah kunikmati debaran ini walau hanya sejenak walau kurasa debaran yang tuhan berikan ini jatuh pada orang yang salah
Intelligent Spy institute
-Unknown place
88888888888888888888888888888888
aku melangkah, menuju ruang pertemuan rahasia menggantikan Kak haddar yang Absen entah karena apa
Mataku berkeliling, memerhatikan sekitar,
kami intel terbiasa melakukan ini mengawasi sekitar dengan sangat detail seakan takut penyusup padahal, Aku tau rapat ini sangat terbatas dan keamanan di depanya sangat sudah diperketat
Lalu deringan di saku ku menyadarkanku dari lamunan akan strategi pengamanan di depan , ah iya Aku harus jadi artis utama lagi dalam misi ini
"Huhhhh" helaku sejenak, sambil menatap telpon ku lalu mengangkat telpon masuk itu.
Ahh rupanya kak hadar menelpon
"Halo kak" Aku berucap, membalas sapaan di telepon itu sambil menatap kosong papan tulis didepanku, ruang meeting kini Masih sepi, menelanku sendiri an dalam sunyi
Ahhh sepertinya Aku memang sedikit cocok untuk tugas ini, suasana perang belum sepenuhnya bisa ku terima
"Hi rajjan kamu sudah sampai?."
Terdengar balasan suara kak hadar di telepon lalu Aku pun menyahut lagi
"Sudah kak, kakak tenang saja nikmati cutimu itu" ucapku kak hadar memang jarang sekali mengambil cutinya.
Yaaa, walau Aku tahu cuti bagi pegawai seperti kita memanglah tidak banyak dan bisa dipanggil sewaktu waktu saat sedang cuti
"Kau menelpon dengan siapa kak"
"Suaranya sangat Indah, pasti wanita itu cantik ya kak"
Terdengar suara asing samar di telepon Aku hanya berpikir, ah mungkin kak hadar sedang bersama temanya walau temanya agak mengesalkan dan kepo sepertinya,
kalian bertanya, Bagai mana Aku bisa tau istilah kepo? Ibuku adalah seseorang dengan garis keturunan indonesia, sangat seru bagi ku untuk mempelajari bahasa itu
"Ku tutup kak selamat menikmati cutimu"
Tak ingin mengganggu kak hadar yang sedang cuti akupun, mematikan telepon itu
_______________________________________