“Naira.. Kamu punya masalah sayang? Mau berbagi sama papa?” Haris menatap putrinya yang baru habis melamun dan lebih banyak diam tidak seperti biasanya. Naira menyunggingkan senyuman “Pa.. Adam mau Naira balik lagi ke penthousenya” ucap Naira jujur “Papa tidak masalah selama kamu bisa menjaga diri kamu sendiri Naira. Terus masalahnya dimana?” Haris kembali bertanya. Pria paruh baya itu juga tidak tega melihat putrinya yang uring-uringan karena merindukan Adam namun gengsinya terlalu tinggi untuk mengakui itu semua. “Naira harus jaga jarak sama Adam pa, karena dokter Cinta sudah kembali” lirih gadis mungil itu lagi Haris menarik napas dalam kemudian menghembus pelan “Apa Adam sendiri yang minta kamu buat jaga jarak?” ucapnya dan Naira hanya menggeleng kecil sebagai jawaban “Terus? Kena

