"Selain merebut Felix, apakah kau ingin merebut Maxime dariku?" Pertanyaan Ariana yang terdengar seperti tudingan tersebut membuat Hazel menoleh cepat ke arahnya. "Apa maksudmu?" Hazel balik bertanya setelah beberapa saat. Ia butuh waktu untuk mencerna tudingan yang diarahkan wanita itu kepadanya. Merebut? Katanya merebut? Yang benar saja. Ingin rasanya Hazel menghardik wanita itu, wanita yang sudah membuat Felix-nya hancur. Dan sekarang dengan entengnya wanita itu berkata Hazel merebutnya. Atas dasar apa ia menuduh Hazel? Hazel tidak menemukan alasan logis kenapa ia harus layak menerima tudingan yang tidak benar. Baiklah, sepertinya Arian sedang mengajaknya bertarung. Jadi kedatangan Ariana muncul ke permukaan jelas ingin mendapatkan Felix kembali. "Bukankah tindakan yang kau lakuka

