Felix merasa lega bahwa apa yang ia takutkan tidak terjadi. Hazel tidak menjadikan Maxime sebagai masalah dalam hubungan mereka. Sekarang ia bisa menjalankan perannya sebagai seorang Ayah dan ia berjanji kepada dirinya sendiri bahwa ia akan menjadi seorang suami yang baik untuk Hazel. Kini keduanya sedang dalam perjalanan menuju apartemen yang dibelikan Felix untuk Maxime dan Ariana. Felix tidak menyembunyikan hal itu. Ia mengatakan bahwa ia membeli apartemen tersebut atas nama Maxime. Dan sekarang tujuan mereka ke sana adalah untuk menjemput Maxime, mendaftarkan bocah itu di sekolahnya yang baru. Sesampainya di depan pintu apartemen, Felix merasakan tubuh Hazel menegang. Dengan lembut ia merangkul pundak Hazel, mengusapnya seraya berbisik, "maafkan aku." Hazel pun akhirnya tersenyum

