MEH-BAB 35

1208 Words

Hazel melenguh dalam tidurnya, secara perlahan kelopak matanya mulai terbuka. Pantulan sinar matahari menyambutnya. Hazel memegang dahinya, demamnya sudah turun. Pusing di kepalanya juga sudah hilang. Syukurlah, setidaknya ia tidak terlihat menyedihkan lagi untuk menghadapi kenyataan. Kenyataan tentang keberadaan Maxime. Ya, ia dan Felix harus berbicara. Hazel akan mencoba menerimanya. Daripada harus kehilangan Felix, lebih baik ia belajar mencintai Maxime. Membayangkan hidupnya tanpa kehadiran suaminya, sungguh ia tidak akan sanggup. Kenyataan yang tidak bisa dibantah, Felix dan Maxime tidak akan bisa dipisahkan. Terlalu kejam jika harus memberikan suatu pilihan pada Felix. Memilih antara dirinya dan Maxime. Itu terlalu egois dan kekanakan. Ya, Hazel akan belajar. Belajar menerima Maxim

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD