MEH-BAB 41

1399 Words

"Felix.." teriak Hazel mengejutkan semua orang yang berada dalam ruangan itu. Terkejut tapi juga lega begitu lah yang dirasakan orang yang menunggu Hazel selama empat hari tidak sadarkan diri. Ia tidak kuat melihat kondisi Felix dan berakhir tumbang kembali. "Hazel sayang kau sudah sadar?" Ibunya segera mendekati Hazel dan sedikit menggoncang tubuh Hazel agar segera membuka matanya. Dan secara perlahan mata itu pun mulai terbuka. "Ibu," panggilnya dengan suara lemah. "Iya Sayang, ini Ibu." Merlina mengangguk dan tersenyum tapi matanya menangis. Entah takdir apa yang sedang dijalani oleh putrinya itu. "Kenapa Ibu menangis?" tanyanya parau. Jantungnya berdegup tidak karuan. Apakah sesuatu yang buru telah terjadi? "Ibu bahagia, Sayang. Akhirnya kau bangun setelah tidur cukup lama." Mer

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD