MEH-BAB 42

1352 Words

"Kau baik-baik saja?" Sean bertanya begitu mereka sampai di taman rumah sakit. Pertanyaan yang salah. Memangnya siapa yang akan baik-baik saja setelah menemukan suamimu tidak mengingatmu sama sekali! Sean merutuk dirinya sendiri. Untuk sementara lebih baik membawa Hazel menjauh dari Felix. Jangankan Hazel, semua orang juga terkejut dengan apa yang dialami oleh Felix. Kenapa pria itu hanya melupakan Hazel, bukankah itu terdengar sangat tidak lucu. Sean memandangi wajah Hazel. Wanita itu merenung dengan manik berkaca-kaca. Kedua tangannya saling bertaut karena merasa cemas dan gelisah. Sean bisa mengerti apa yang dirasakan oleh Hazel. Ia terkejut, takut dan juga merasa bersalah. Tudingan Ariana juga tentu menjadi beban untuknya. Ya, Hazel menyalahkan dirinya. "Jika ingin menangis, menang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD