"Kenapa kau mengikutiku?" Felizlx menatap Hazel dengan raut wajah kesal. Hari ini Hazel dan Felix diperbolehkan pulang dari rumah sakit. Dan sekarang mereka sedang berada di dalam mobil dengan posisi Felix duduk di antara Hazel dan Ariana di belakang. Hazel ataupun Ariana tidak ada yang mau mengalah menemani sang sopir untuk duduk di depan. "Aku tidak mengikutimu tapi tujuan kita memang sama."Jawab Hazel tidak kalah kesal. Sungguh usahanya berhari-hari untuk mengembalikan ingatan Felix tentang dirinya tidak menuai hasil sama sekali. Felix masih betah dengan amnesianya. Menganggap Ariana adalah kekasihnya. "Dan kau?" Hazel menatap Ariana dengan tatapan benci. Memangnya siapa yang bisa bersikap ramah tamah pada seorang wanita yang jelas-jelas hadir untuk membuat kekacauan. Perusak rumah ta

