MEH-BAB 119

1472 Words

"Selamat pagi, Sayang. Maaf, aku terlambat bangun." Suara serak Hazel menghentikan Felix dari kegiatannya yang sedang menyiapkan sarapan untuk Hazel. Maxime dan Xavier sudah diantar oleh sopir mereka. "Selamat pagi, Sayang. Ya, kau terlambat bangun hingga melewatkan ciuman kedua putramu." "Kau tidak bekerja?" Felix masih berpakaian santai di balik apron yang pria itu kenakan. "Tidak ada rapat penting yang harus kuhadiri. Kemarilah, aku tidak tahu apa yang salah dengan masakanku atau indra perasaku yang memang bermasalah, masakanku terasa hambar. Bisakah kau mendekat dan mencicipinya agar aku tahu apa yang kurang dalam masakanku." Hazel berjalan mendekat, aroma masakan yang dibuat Felix sungguh mengundang seleranya, seketika perutnya meronta minta di isi. Hazel berniat mengambil send

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD