MEH-BAB 72

1066 Words

"Kenapa kau jadi seperti ini?" Hazel mengusap air mata yang membasahi wajah Felix. Melihat pria itu hancur, ia juga merasakan hal yang sama. Ia memang marah kepada Felix, tapi sungguh, ia tidak menginginka hal seperti ini terjadi pada Felix. "Aku merindukanmu," ucap Felix dengan nada getir sembari mencium telapak tangan Hazel yang mengusap wajahnya. Meski ia tahu Hazel yang ada di hadapannya adalah nyata, tetap saja ia takut bahwa semuanya hanya ilusinya saja. "Apa kau sudah makan? Kenapa badanmu kurus begini dan ada apa dengan tanganmu ini?" Hazel mengusap bekas sayatan di pergelangan tangan Felix. Ternyata apa yang dikatakan Dave, benar adanya. Begitu banyak bekas sayatan yang terlihat, entah sudah berapa kali pria itu berusaha mengakhiri hidupnya. Sungguh Hazel merasakan hatinya san

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD