Malam pun tiba, Felix dan Hazel sudah mengantar Maxime dan Xavier ke kamar, memastikan keduanya sudah tertidur lelap. Xavier untuk sementara akan tidur bersama Maxime sampai Xavier memutuskan ia akan tidur di kamar mana. "Kau juga pasti sudah mengantuk, sebaiknya kau juga istirahat. Besok kita akan mengantar kepulangan Sean dan keluarganya ke bandara." Felix mendorong tubuh Hazel agar keluar dari kamar anak-anak mereka. "Tubuhku lengket sekali, aku belum sempat mandi sejak tadi siang." "Baiklah, aku akan menyiapkan air hangat kalau begitu." Hazel menggeleng sembari mendorong pintu kamar yang akan ia tempati untuk sementara. Kamar yang tidak lain adalah kamar milik Felix. "Tidak perlu. Aku bisa melakukannya. Kau kembali lah ke kamarmu. Kau juga butuh istirahat." Dahi Felix menger

