Seperti yang dikatakan Hazel, demi keselamatan wanita itu dan demi kesehatan Felix, ia memutuskan untuk tidur di kamar yang berbeda dengan Hazel. Ia tidak ingin membuat Hazel terkejut dan juga tidak ingin cari penyakit dengan menahan hasrat yang berujung dengan sakit kepala. Pisah ranjang adalah posisi aman bagi keduanya. Felix tidak ingin terlihat seperti pria serakah yang memanfaatkan setiap kesempatan yang ada. Ia sudah diberi kesempatan untuk memperbaiki semuanya, jadi ia harus melakukannya dengan benar. Bukan justru merusaknya. "Maaf, aku bangun kesiangan." Felix segera menoleh begitu mendengar suara Hazel. Senyum cerah otomatis mengembang di wajahnya. Wajah bangun tidur Hazel adalah wajah tercantik baginya. Polos tanpa polesan apa pun. Dan rambut berantakan Hazel, sukses membuat

