Membawa Sarah Pergi

1125 Words

“Apa kamu mendengar apa yang sedang kami bicarakan, Nona Sarah?” Sarah tersentak. Ia memandang sekeliling dan menyadari di mana dirinya berada secepat kilat. Ini bukan kamarnya yang nyaman, juga bukan tempat sepi seperti yang ia banyangkan. Ini adalah ruang rapat kantor, di mana ia menjadi asisten Nilam dan bertugas untuk mencatat semua hal yang didengarnya. Kertas yang seharusnya berubah menjadi catatan kini tak berbentuk. Bahkan ada satu bulatan kecil yang berada di tengah meja. “Sepertinya asistennya Ibu Nilam sedang dalam keadaan tidak sadar di mana ia berada kini. Silakan Anda keluar!” Tidak pernah Sarah bayangkan jika dirinya akan diusir dari ruang rapat. Kalau pun sempat membayangkan hal seperti itu, bukan karena ini dalam bayangannya mungkin. Ia menutup wajahnya dengan kedua t

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD