Chapter 20

1235 Words

Author POV "Zinia!! Cepat! Apa kau tidak takut terlambat?! Om dan tante saja sudah siap!" teriak Tigo yang sudah siap dengan setelan jasnya. "Sebentar!!" pekik Zinia dari kamarnya. Di dalam kamarnya, Zinia terdiam di depan cermin dan menatap cermin itu dengan tatapan tidak percaya. Ia bangga sekali dengan dirinya yang dalam hitungan beberapa jam lagi akan menyandang gelar sarjana dan ia juga masih belum bisa percaya kalau dialah yang meraih nilai terbaik di kampusnya. Dengan senyum yang menawan di wajahnya dan lipatan kertas pidato di tangannya ia pun langsung berjalan turun ke bawah. Tenang saja, kalian tidak usah khawatir. Masalah kakinya yang masih terbalut perban itu sekarang sudah jauh lebih baik. "Aku siap" ucapnya mantap saat sampai di ruang tamu dimana orang tuanya dan sepupun

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD