Faraz POV "10 menit" ucap Zinia datar yang membuat hatiku perih saat mendengarnya. "Nia, maafin aku. Aku sadar yang selama ini aku lakuin salah. Aku ngebohongin kamu, memiliki perempuan lain selain kamu, dan mempermainkan perasaan kamu. Semua perkataan Abra waktu itu benar, aku memang mempermainkan kamu. Di saat aku menjanjikan pernikahan denganmu, aku juga sedang merencanakan pernikahan dengan orang lain. Tapi percayalah aku benar-benar mencintaimu. I love you, Nia so much" Zinia hanya tersenyum sinis lalu melirik jam tangannya. "8 menit" "Aku bakal ceritaan dari awal, kenapa semua orang ngga ada yang pernah setuju dengan hubungan kita dan kenapa aku bisa kenal dengan Abra.." Aku menarik nafas panjang sebelum melanjutkan menjelaskan semuanya. "Beberapa tahun yang lalu, sebelum kita k

