Senyum di wajah Arvie tak pernah hilang. Bocah laki-laki ini sepertinya sangat bahagia. Bagaimana tidak, pada akhirnya dia bisa merasakan bagaimana memiliki keluarga yang utuh. Yang mana tanpa Arvie sadari jika kedua orang tuanya sedang memainkan peran masing-masing. Ini mengingatkan Milly dan Eden akan masa lalu di mana keduanya juga memerankan sosok keluarga harmonis di depan semua orang. Apakah hal itu akan terulang kembali? "Arvie senang bisa berangkat ke sekolah bersama Mama dan Papa. Nanti kalau sampai sekolah, Papa dan Mama ikut turun ya. Arvie mau kenalin ke ibu guru," ucap Arvie penuh dengan semangat. Milly tak tega jika harus menghilangkan senyum di wajah putranya, dia pun mengangguk setuju sedangkan Eden masih fokus ke jalanan. Pagi-pagi sekali Eden ke rumah Milly untuk meng

