“Eden, kamu lupa memakai dasimu,” ujar Milly yang baru saja masuk ke ruang makan dengan membawa dasi milik suaminya itu. Eden benar-benar lupa dengan satu benda itu. Dia pun berdiri, Milly membantunya memasang dasi. Hal ini tidak luput dari penglihatan kedua orang tua mereka yang memang belum berniat pulang. Setelahnya, baik Eden dan Milly pun kembali duduk di kursi. “Selamat pagi, Ma, Pa,” sapa Milly yang sepertinya lupa jika di sini masih ada kedua orang tua Eden. “Pagi, Nak. Kalian pagi-pagi sudah romantis sekali. Mama jadi iri lihatnya,” sahut wanita itu. “Kenapa Mama iri? Setiap hari juga Mama begini dengan Papa. Sampai-sampai Eden mual melihatnya,” sahut pria yang duduk tepat di samping Milly itu. Milly pun segera menyenggol tangan Eden, memberi kode pria ini untuk bicara lebih

