NPH 34

2032 Words

"Papa ada di mana, Ma?" Tubuh Milly menegang. Milly sadar jika ia tak memiliki jawaban untuk itu. Haruskah dirinya berbohong? "Papa ... dia kerja," jawab Milly sedikit meringis. Sungguh jawabannya terdengar konyol. "Arvie, Milly, ayo ke meja makan. Kita makan siang bersama." Suara interupsi Mrs. Rubi membuat atensi ibu dan anak ini beralih kepada wanita paruh baya itu. Arvie, bocah itu langsung berlari kecil menuju ke meja makan. Milly bernapas lega. Mrs Rubi mengusap punggung Milly dengan pelan. "Terima kasih, Mrs," kata Milly menatap wanita itu penuh. "Sama-sama. Tapi, alangkah lebih baik jika kamu jujur kepadanya. Dia pasti kecewa jika mengetahui kebenaran mengenai orang tuanya dari orang lain," saran Mrs. Rubi. Milly mengangguk paham. Suatu hari nanti dia akan jujur kepada Arvie

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD