Rey pun jadi membayangkan ketika dirinya memberikan buket bunga kepada Rara dan juga perhiasan untuk wanita itu. Entah mengapa khayalannya ini malah membawanya dalam adegan seperti sedang melamar seorang wanita. Tentu bayangan dalam pikirannya itu membuatnya bergidik sendiri saat menyadari apa yang sedang dia khayalkan dengan Rara, yang terlihat tersenyum senang dalam khayalannya itu. “Hiii … apa-apaan sih dia malah senyum-senyum gitu? Hiss … Ogah! Nggak, nggak boleh kayak gitu, yang ada dia nanti kegeeran! Dikira aku pengen nikah ma dia!” teriak pria ini tiba-tiba, yang berbicara sendiri merespon khayalan yang baru saja ia pikirkan. Dita yang masih berdiri di hadapan Rey pun dibuat kaget dengan sikap atasannya yang tak jelas ini. Ia merasa bingung dan tak tahu apa yang sebenarnya terj

