Glek… Rey masih saja menatap wanita di hadapannya itu tanpa berkedip. Ia malah menelan ludahnya, terpana melihat kemolekan tubuh Rara yang terlihat indah untuk dipandang. Matanya masih saja tertegun, dengan posisi tubuhnya yang masih mematung tak bergerak sama sekali. Rara menyadari ada yang aneh di belakangnya, seolah ada yang memperhatikannya. Ia pun menoleh ke arah belakang, dan benar saja, pandangannya pun bertemu dengan Rey yang sedang menatapnya. Sontak Rara langsung berteriak kencang. “AAAAA!!! DASAR MESUUUMMM!!” Sambil meraih bantal untuk dilemparkan ke arah Rey, dan tentu saja lemparan tersebut tepat sasaran menyadarkan pria yang terpana menyaksikan wanita setengah tanpa busana itu. Rey langsung menutup pintu kamar Rara. Ia pun berbalik badan, dan menyandarkan diri di pintu. “

