Bab 27

1160 Words

“Kamu tuh, ngomong apa sih, Rey? Gampang banget mulutmu bilang kayak gitu.” Terlihat wajah Rara mulai geram kembali saat Rey mengatakan kalimatnya yang seenaknya. Tentu kalimat Rey membuat perasaan Rara terhina, dan ingin membalas atas apa yang diucapkannya tadi. Rey terdiam, karena ia kini merasa bahwa apa yang telah diucapkannya ternyata tak disukai oleh Rara. Wanita itu sudah mengernyitkan dahi dan menatapnya tajam. Rara pun memejamkan matanya sejenak. Lalu menyandarkan diri di sandaran kursi. Ia berusaha menahan emosinya supaya tak lagi membuat keributan di rumah ini. Perlahan Rara mulai mengatur kembali nafasnya. “Kapan Bu Anita pulang? Bukannya katanya hari ini?” tanya Rara yang berusaha mengalihkan keadaan. Ia tak ingin memperpanjang hal tadi, dan berusaha untuk menjaga keharmoni

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD