Bab 21

1506 Words

Sesampainya di kediaman keluarga Rey, Rara segera memasuki rumah itu dan tetap diam tak mengeluarkan sepatah kata pun. Ia lalu segera melangkahkan kakinya dengan cepat, untuk memasuki kamarnya dan menguncinya rapat-rapat. Di dalam kamar ini, tangisan Rara pun pecah begitu saja. Ia tetap menjaga diri supaya suaranya tak keluar dengan kencang saat menangis seperti ini. Sungguh Rara merasa kesal dan capek sendiri untuk menghadapi sikap Rey yang begitu seenaknya sendiri. ‘Kenapa sih, dia itu nyebelin banget? Kenapa juga sampe bilang ke Maminya? Apa dia nggak ada kerjaan? Bukannya dia harusnya seneng kalau nggak ada aku di sini? Dia kan jadi bebas,’ ucap wanita ini di dalam hatinya. Merasa harus mengeluarkan segala kekesalannya ini, Rara pun memutuskan untuk menangis sejadi-jadinya dan membi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD