24

1211 Words

Leonard menapakkan kaki ke mansionnya. Jack menyambutnya dengan sangat santun. "Selamat datang, Tuan," sapa Jack sembari menarih tas kerja majikannya. "Di mana dia?" "Nona sedang di ruang kerja, Tuan." Leonard melonggarkan dasinya. "Siapkan gaun untuk dia. Malam ini aku mau mengajak dia ke pesta." Jack sempat mengangkat alis, namun cepat-cepat menunduk. “Baik, Tuan. Apakah ada preferensi warna atau desainer tertentu?” Leonard melepas jasnya dan menyerahkannya ke tangan Jack. “Apa pun yang bisa membuat semua orang menoleh ke arahnya. Aku ingin malam ini... semua tahu siapa yang sedang bersamaku.” “Segera, Tuan.” Derap langkah sepatu Leonard menggema lembut di marmer putih. Saat ia sampai di depan ruang kerja pribadinya, pintu sedikit terbuka. Ia melihat Nadine duduk membelakangi pin

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD