Di kamar yang tenang, keduanya pun larut dalam keintiman. Malam itu, Abyan nggak hanya merayakan kelulusan Reyna secara akademik, tapi juga merayakan betapa beruntungnya ia memiliki istri yang nggak hanya pintar di kampus, tapi juga paling tahu bagaimana cara mencintainya. Dan di kantor Abyan Group malam itu, semua orang tahu, meeting mendadak dengan CEO mereka bisa berakhir dengan kejutan yang sangat panas. Setelah drama Zoom Meeting yang mendadak terpotong, keheningan segera menyelimuti kamar utama. Udara terasa tebal dan panas, dipenuhi gairah yang sudah nggak bisa ditunda lagi. Malam itu Abyan tidak dapat menahan gairah dan hasratnya. Semua kepenatan kerja, rasa malu, dan juga kebanggaan atas kelulusan Reyna, kini bermuara pada satu kebutuhan: menyatukan diri dengan istrinya.

