Pernikahan mayra safira dengan dokter firdaus

1528 Words

Sore itu, angin sepoi-sepoi membawa kenyamanan meski suasana hati Reyna masih berat. Abyan mengajak Reyna berjalan-jalan di sekitar komplek perumahan mereka, berharap udara segar bisa menyegarkan pikiran dan sedikit mencairkan suasana antara mereka. Langkah mereka beriringan di trotoar yang bersih, pepohonan rindang menaungi jalanan. Abyan mencoba membuka percakapan dengan nada lembut, “Rey, aku tahu Mas salah besar. Tapi aku pengen kita bisa mulai lagi, pelan-pelan.” Reyna membalas tanpa melihat wajah Abyan, “Mas, aku butuh waktu. Aku belum siap, belum bisa cepat maafin.”Abyan memberanikan diri meraih tangan Reyna dengan penuh harap. “Boleh gak, aku pegang tangan kamu? Satu kali aja, biar aku bisa rasain kedekatan kita lagi.” Tangan Reyna seketika menarik diri dengan lembut tapi te

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD