"Mia, jaga istri saya, ya. Saya mau ke kantor," perintah Abyan sebelum keluar. "Siap, Pak," jawab Mia, berdiri tegap. Abyan pun pergi, meninggalkan Reyna sendirian. Namun, Reyna tidak bisa tidur. Pikirannya terus tertuju pada sang mama. Ia gelisah. "Mbak Mia, antar Reyna ke rumah Mama Susan," pinta Reyna. Mia ragu. "Tapi, Bu, apa Ibu sudah izin Pak Abyan?" "Hmm, gampang itu. Nanti sambil jalan saja, Mbak Mia," Reyna meyakinkan. "Baik, Bu. Mari," ucap Mia, akhirnya menuruti keinginan Reyna. Di dalam mobil, Reyna mengirim pesan singkat kepada Abyan. "Mas, Reyna mau jenguk Mama Susan." Tak ada balasan. Sampai di rumah Susan, Reyna langsung masuk. Betapa terkejutnya ia melihat mamanya tak sadarkan diri di atas tempat tidur. "Mama!" teriak Reyna. "Bi Darmi, tolong!" Bi Darmi, asisten

