Kembali ke pelukan reyna

1608 Words

Melihat Abyan berlutut di depan perutnya, meminta ampunan pada janin mereka, hati Reyna nggak bisa lagi menahan getaran. Ia merasakan kesungguhan yang luar biasa dari suaminya. Tapi Reyna harus tetap tegas, ia nggak mau disakiti lagi. "Mas, bangunlah," kata Reyna, suaranya sedikit lebih lembut. "Lebih baik Mas pulang. Reyna bahagia di sini walaupun tanpa Mas Abyan," ucap Reyna, lalu ia bangun dan berdiri di dekat jendela, memunggungi Abyan, berusaha menyembunyikan air matanya. Abyan bangkit, nggak mau melepaskan Reyna. Abyan pun tidak berhenti memeluk Reyna dari belakang. Ia melingkarkan tangannya di pinggang Reyna, menahan istrinya agar nggak pergi. "Maafkan Mas, Sayang. Tolong maafkan, Sayang," ucap Abyan, menenggelamkan wajahnya di leher Reyna, menghirup aroma yang sudah lama ia

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD