Cinta yang menguatkan

1633 Words

Abyan kembali ke rumah sakit, membawa bungkusan nasi kotak. Ia masuk ke ruang rawat VIP yang sudah disewa untuk Elsa. Di dalam, ia melihat Reyna masih memeluk Elsa yang terisak. “Sudah, Elsa. Sekarang kamu istirahat,” bujuk Reyna, mengusap punggung sahabatnya. Elsa hanya menggeleng, air matanya tak mau berhenti. Abyan meletakkan bungkusan makanan itu di meja. “Elsa, makan dulu. Kamu butuh energi,” ucapnya lembut. Dengan susah payah, Elsa menerima nasi kotak yang disodorkan Reyna. Ia makan perlahan, air mata terus mengalir, membuat setiap suap terasa hambar. Sementara itu, Reyna dan Abyan duduk di sofa, berbagi satu nasi kotak. Mereka makan dengan tenang, sesekali Abyan menyuapi Reyna. Sikap Abyan yang penuh perhatian membuat Elsa semakin tertekan. Ia merasa sendirian dan tak b

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD