Cinta Abimanyu

1690 Words

Pagi itu, setelah momen mesra yang nggak sengaja (atau sengaja) di kamar mandi rumah Kades, suasana hati Reyna dan Abyan jauh lebih baik. Semua konflik dan kecemburuan seolah luntur oleh keintiman subuh. Namun, masalah logistik kembali menghadang. Abyan bersikeras ingin membatalkan semua jadwal di pabrik dan menemani Reyna KKN selama sisa minggu. “Nggak! Aku nggak mau lagi jauh-jauh dari kamu, Rey. Aku bisa ngurus pabrik ini dari sini saja. Video call dengan Pak Rahman nggak akan masalah,” rengek Abyan, memeluk Reyna erat setelah sarapan di balai desa. Sikap manjanya kembali muncul setelah ia mendapatkan kepastian dari istrinya. Reyna merayunya dengan lembut, membalas pelukan Abyan, lalu membenahi kerah kaus suaminya. “Mas, kamu nggak bisa gitu. Pekerjaan Mas Abyan lebih penting. Kamu it

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD