PERTEMUAN MENGGODA

1010 Words
Bab 3 Saat tiba di kota tujuan dimana Billy akan menjalankan proyek baru nya, dia akan mengembangkan usaha bisnis nya di kota tersebut. Sebuah pabrik sepatu yang ternama. Billy memulai hari nya seperti biasa, tak ada yang istimewa, dia bekerja bertemu klien, membicarakan pekerjaan, dan berbicara pada Rika saling menanyakan kabar satu sama lain Pada siang hari Billy pergi ke sebuah restoran untuk makan siang, sambil menunggu makanan nya datang, tak sengaja mata Billy tertuju melihat seorang gadis muda yang cantik sekitar berusia 28 tahun, sedang duduk sendiri, sesekali mengedipkan mata ke arah Billy, melontarkan senyuman mengoda. Billy terus memperhatikan wanita itu, ada getaran berbeda di hati nya saat melihat wanita itu.Gayung pun bersambut, perlahan wanita itu bangkit dari tempat duduk nya, berjalan mendekat dan menatap Billy dengan tatapan menggoda. "Hai!" sapa wanita itu dengan senyuman. Billy yang salah tingkah dan kaget, saat menyadari wanita itu sudah berada di depan nya. dia mulai tergoda dengan kecantikan wanita itu, sehingga dia melupakan janji yang dia buat dengan Rika. "Hai nona!" jawab Billy tersenyum. "Apa kau sendiri di sini?" tanya wanita itu memain kan ujung rambut nya. "Hmm, iya aku sendiri, tapi aku tidak tinggal di kota ini, aku kesini kerena ada sebuah proyek yang harus ku kerja kan," ucap nya. "Pekerjaan apa yang kau lakukan?" selidik wanita itu. "Aku berencana ingin membuka toko sepatu disini, aku membuka cabang sepatu, sebelumnya aku telah membuka toko sepatu di kota tempat tinggal ku," Jawab Billy dengan jantung berdebar. "Target yang menarik, aku bisa mendekati pria ini, aku tidak peduli jika dia terlihat tua. setidaknya dia akan menjadi tambang emas ku," Gumam wanita itu dalam hati. "Apa yang kau lakukan disini?" tanya Billy. "Aku sedang makan siang, perkenal kan nama ku Erika," ucap Erika mengulurkan tangannya. Dengan bahagia Billy menyambut tangan Erika,"Aku Billy, Apa kau sudah pesan makanan?" Tanya Billy "Belum, aku baru saja berada disini, dan terpana melihat mu dari kejauhan," ucap Erika mulai menggoda. "Baik lah, mari kita makan bersama, apa kau bersedia?" Tawar Billy. "Iya tentu saja, kenapa aku harus menolak nya," ucap Erika. Makanan pun tiba di atas meja, Billy mempersila kan Erika makan, sesekali dia memandang wajah Erika, dia sangat menyukai Erika makan dengan begitu elegan. "Terima kasih atas makan siang nya, aku sangat senang atas waktu kebersamaan kita, aku berharap setelah ini kita akan bertemu lagi," ucap Erika tersenyum. "Sama-sama, aku juga menikmati makan siang ini, aku juga bahagia punya teman makan siang, aku bosan makan sendirian selama di kota ini," ucap Billy menatap Erika. "Baik lah, kalau begitu aku harus pergi, aku ada pekerjaan setelah ini,sampai jumpa," ucap Erika berlalu pergi. "Sampai jumpa!" ucap Billy dengan bahagia. Saat Erika sudah pergi menjauh, Billy memukul jidat nya, dia lupa untuk meminta nomor telepon Erika, dia merasa bodoh melewatkan kesempatan ini, kenapa dia tak menanyakan alamat nya, atau pun tempat dia bekerja, sehingga mereka bisa bertemu lagi. Billy pun segera kembali ke hotel untuk beristirahat, dia berbaring di tempat tidur, membayangkan jika Erika ada di samping nya saat ini, membelai rambutnya yang panjang, pikiran Billy pun melayang, lalu dia teringat untuk memberi kabar pada Rika hari ini. "Halo sayang, apa kabar? apa yang kamu lakukan?" tanya Billy pada Rika. "Aku baik, aku baru aja selesai arisan dengan teman-teman aku, kamu gimana kabar nya, Mas? urusan disana lancar? jangan terlalu sibuk bekerja, ingat kamu juga harus istirahat yang cukup, di usia kita saat ini, kita mudah terserang penyakit." "semua nya lancar sayang, iya aku akan beristirahat yang cukup, aku aja baru selesai makan siang, kamu jangan khawatir ya," jawab Billy. "Baik lah, tetap jaga kesehatan ya, Mas! dan jaga dirimu, tetap lah jaga hati mu untuk ku, jangan tergoda lagi dengan wanita lain." "Iya sayang, jangan khawatir tentang itu, yaudah aku istirahat dulu ya, aku lelah seharian ngurusin proyek. aku ingin tidur," ucap Billy. "Iya, iya , yaudah ya,Mas" Pamit Rika mematikan telepon nya. Billy meletakkan kembali handphone nya di atas meja, dia membaringkan badan nya di atas tempat tidur, lalu memejamkan matanya. *** Billy terbangun dari tidurnya, melihat hari sudah malam, dia merasa bosan jika terus di dalam kamar hotel tanpa ada siapa pun yang menemaninya. Dia pun memutuskan pergi ke Bar untuk minum-minum dan mencari hiburan dengan wanita yang berada di sana. Saat tiba di Bar, lalu Billy memesan minuman Alkohol dan menikmati pemandangan yang di penuhi dengan wanita-wanita muda. Billy melihat seorang wanita menari berputar di atas meja, dengan kerumunan banyak pria yang bersorak untuk nya. "Erika? itu seperti Erika? iya itu dia! jadi dia bekerja sebagai penari Erotis di bar ini? jadi pekerjaan ini yang dia maksud tadi siang? Astaga! aku tak menyangka dengan pertemuan ini." ucap Billy. Erika yang menari dengan lincah di atas meja bundar yang hanya menggunakan Bra dan celana dalam, para pria memberi nya saweran uang yang banyak.Setelah Erika selesai menari, tak sengaja mata nya tertuju melihat Billy yang duduk di salah satu sofa tamu, dengan jalan yang menggoda, dia kembali mencoba merayu Billy. "Hey, apa yang kau lakukan disini?" sapa Erika lalu duduk di samping Billy. "Aku hanya bosan sendirian terus di hotel, aku tidak punya teman untuk berbicara, jadi aku memutuskan untuk pergi kesini." ucap Billy yang di bawah pengaruh alkohol. "Mau berpindah tempat, kita cari tempat yang nyaman untuk bicara, aku akan membuat kebosanan mu hilang," tawar Erika menggoda. Billy yang mendengar itu, jiwa lelaki nya pun timbul, lalu memutuskan untuk membawa Erika ke hotel tempat dia menginap.Sampai nya di dalam kamar hotel, tak butuh waktu lama dan basa basi, Billy segera mencumbu Erika dengan b*******h dengan nafas yang menggebu dan nafsu yang memuncak, begitu pula dengan Erika yang b*******h, begitu bernafsu mencumbu Billy, dan membawa nya ketempat tidur. Mereka menggeliat di atas tempat tidur, Erika yang begitu ahli dalam urusan ranjang, mencoba berbagai gaya s*x yang tak pernah Billy dapat kan bersama Rika sebelumnya. Bersambung .... Note: Awal mula kehancuran Rumah tangga Billy dan Rika, Boomerang pun segera di mulai semenjak kehadiran Erika . Happy reading ? Jangan lupa mampir ke karya aku yang lain #Hijrah Cinta Ku #Perjalanan hidup cek profil aku ya
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD