“Jawab aku Kya! Aku mau kamu jadi milikku! Kalau kamu minta aku untuk mengakhiri hubunganku dengan Carissa maka akan aku lakukan, asalkan kamu jadi milikku!” suara berat Rayyan terdengar berbeda. Suaranya terdengar sangat memohon. “Sorry Ray, aku sudah menetapkan pilihan aku sama Kenan!” setelah mengatakan hal tersebut aku pun melangkah menjauh dari mejanya. “Akan aku buktikan kalau kamu akan jadi milikku Kya! Walau harus dengan pemaksaan!” ancam Rayyan. *** “Heeemmm enaaakk!!!” puji Kenan saat menyantap makan siang yang sudah kubawakan untuknya. “Beneran enak Ken?” tanyaku. “Enak pake banget Kya! Kamu cocok jadi chef!” puji Kenan lagi. “Kamu lebay banget ah, Ken! Enaknya biasa aja kok, gak sampai segitunya kali Ken.” “Pokoknya aku beruntung banget nemu calon istri kayak ka

