Langit Senja Berkabut Luka

811 Words

Langit Senja Berkabut Luka "Biarlah cintaku berlabuh,  bersemi dan berujung. Dan kubiarkan ini menjadi misteri di setiap peristiwa yang kualami." -Syauqillah & Syadzahra-   *** Syadza mengayuh sepedanya dengan riang. Sore ini, dia bersepeda ke alun-alun bersama Haikal. Awalnya, Haikal tidak mengajak suadara sepersusuannya itu. Namun, bukan Syadza namanya jika tidak bisa memaksa. Haikal yang sedari tadi berada di belakang Syadza untuk menjaganya, kini menyejajari sang kakak dan berkata, “Kak Syadza lama banget, sih. Haikal duluan, ya.” Pemuda itu mengayuh sepedanya dengan cepat dan meninggalkan Syadza. “Tunggu, Haikal!” Melihat Haikal sudah jauh di depan mata, Syadza pun mempercepat kayuhannya. Gadis itu terlihat bahagia dengan senyum lebar menghiasi wajah cantiknya. Namun, senyum i

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD