Luna sedang sibuk memisahkan bawang goreng dari makanan khas Palembang, tekwan, yang ia minta khusus pada pelayan Zero kemarin, saat ia melihat lelaki itu duduk di depannya dengan tatapan aneh. Ada yang tampak berbeda dari Zero hari ini, wajahnya terlihat lebih fresh dan muda. Butuh waktu yang lumayan lama bagi Luna untuk sadar kalau lelaki itu bercukur, dan hal itulah yang mengubah penampilannya. Zero tampak semakin tampan, mata abu itu terlihat jauh lebih tegas dan berkilau, diimbangi oleh bibirnya yang jadi lebih dominan. Dengan penampilan yang kemarin saja Luna sudah sering terpesona dengan lelaki itu, lantas dengan perubahan luar biasa ini, bagaimana nasibnya sekarang? "Aku terlalu tampan, sampai kau tidak bisa mengalihkan pandangan?" Zero tersenyum geli kala melihat Luna yang melo

