Detak jantung berdebar kian kencang, dengan deruan napas yang menggema ke seluruh penjuru ruangan. Luna tidak bisa menahan diri lagi, dia ingin melepaskan segalanya. Akan tetapi, dia tahu dia tidak bisa ... dia tidak bisa melakukannya di depan lelaki ini. "Lepaskanlah semuanya, Sweetheart. Aku tahu kau menikmatinya." Bisikan itu terdengar halus ke telinga Luna, membuat sekujur tubuhnya langsung merinding. Luna merasa pening, dia tidak menginginkan hal ini, demi Tuhan! Akan tetapi, tubuhnya bereaksi sebaliknya. Seolah tak kenal malu, dia malah menikmati sentuhan pria tua ini. "Berhenti ... memanggilku ... Sweetheart, dasar kau Bastard!" Dengan napas yang terengah, Luna menatap tajam ke arah lelaki itu. Dia tidak mau kalah, sebisa mungkin dia ingin bertahan. Akan tetapi, serangan lelaki
Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books


