#55

1813 Words

"Kau siap?" Laluna, gadis yang saat ini sudah hamil tujuh bulan itu saat ini tengah berdiri di depan sebuah kafe klasik, menemani sang suami yang tampak memucat di tempat. "Tidak. Aku tidak pernah siap." Zero menggelengkan kepala. Kondisi kota Jakarta yang selalu ramai membuatnya terusik. Namun, bukan hal itu yang menggangu lelaki itu kali ini. Melainkan, seseorang yang menunggu mereka di dalam sana. "Atau kita pulang saja?" "Ini sudah ke-14 kalinya kau membatalkan pertemuan, Zero." Luna menghentikan gerakan suaminya yang sudah berbalik itu hanya dengan satu kalimat. "Sampai kapan kau ... mau begini?" Zero merenung. Luna benar, dia selalu lari dari kenyataan karena tak siap. Lelaki itu tahu, cepat atau lambat dia harus bertemu Papanya dan menyelesaikan masa lalu mereka yang rumit. Namu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD