#39

1236 Words

Sudah dua minggu semenjak Zero melamar Luna, dan selama itu pula hari-hari mereka selalu diisi dengan hal-hal kecil yang terasa manis. Luna merasa begitu hidup, kala Zero memperhatikannya dan menjaga gadis itu bak tuan putri. Well, meski sesungguhnya di balik senyuman yang Luna tampilkan, ia begitu piawai dalam menyimpan rasa gelisah dan takut yang sering kali menyerangnya, kala malam tiba. Ia masih memikirkan tentang Joanna, dan bagaimana perasaan Zero yang sesungguhnya pada mantan kekasihnya itu. Jujur, setiap kali membayangkan mereka berdua pernah menghabiskan malam yang panas bersama, tertawa, saling memeluk, dan mencium bak pasangan pada umumnya membuat Luna merasa hatinya dicabik-cabik. Entahlah, mungkin karena pengaruh stress dan banyak pikiran, gadis itu jadi merasa jauh lebih s

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD