Luna berjalan pelan ke ruang tengah, diikuti oleh Luke di belakangnya. Sedangkan Zero tidak bersama mereka, sepertinya ia sedang bersiap-siap untuk pergi ke kantor. Anehnya, dia terlihat sangat santai, padahal biasanya lelaki itu sudah berangkat jam tujuh lewat, tetapi khusus pagi ini dia terlambat, dan malah menunggui Luke datang ... lalu yang lebih parahnya lagi ia bahkan mewakilkan Luna untuk memeluk Luke. Luna tidak habis pikir dengan pria itu, terkadang dia bisa terlihat sangat manly dan berkharisma. Namun, di sisi lain dia juga kekanakan dan jahil. Sungguh dua perpaduan yang bertolak belakang. Terkadang ia tidak mengerti dengan jalan pikiran Zero. Mereka memasuki ruang yang tampak minimalis dengan sofa panjang yang membentuk huruf L berwarna hitam dengan meja besar di depannya. Be

