"Aku lelah." Luna bergumam pelan kala ia dan Jeremy sudah mengitari mal sejak tiga jam yang lalu, hanya untuk membeli barang-barang yang menurut Luna tidak terlalu ia perlukan, meski beberapa dari mereka memang sangat indah. "Bisakah kita pulang sekarang?" "Pulang?" Jeremy melirik arloji yang melingkar pada tangannya dan menghela napas. "Bisa kita berkeliling sebentar lagi?" "Jam berapa sekarang?" Luna menaikkan alisnya, agak aneh dengan Jeremy yang seolah menahannya sedaritadi. Padahal Luna sudah mengajaknya pulang lebih dari satu kali. "Aku lelah, ingin beristirahat, dan mungkin saja Zero pulang hari ini." "Kau sudah tak sabar bertemu dengannya?" Jeremy tersenyum geli, lelaki itu sendiri tampak tidak keberatan saat ia memegang puluhan kantong belanja milik Luna. Well, jangan salahkan

